Alhamdulillah, minggu ini saya berkesempatan mengunjungi Sumbawa untuk membantu sebuah perusahaan yang sedang efisiensi pegawai. Teman, pernahkah terpikir, siapkah kita apabila saat ini harus kehilangan pekerjaan yang selama ini menjadi satu-satunya sumber pendapatan penopang ekonomi keluarga?
Sekadar informasi, perusahaan ini cukup peduli dengan karyawannya yang terpaksa dilepas. Hal itu ditunjukan dengan tidak hanya mengundang konsultan keuangan, tetapi juga pemasok tenaga kerja agar menerima curriculum vitae (CV) para karyawan. Bahkan psikolog pun dilibatkan.
Namun tentu saja, respons para karyawan berbeda-beda. Bagi yang memiliki backup plan mungkin lebih bisa menerima. Untuk yang tidak siap, apalagi selama ini menghabiskan mayoritas gajinya untuk membayar utang, pasti sangat berat.
Bagi yang sudah siap dengan keputusan tersebut, ada juga yang senang karena akan menerima pesangon yang cukup besar. Mereka bersemangat untuk konsultasi dengan kami. Sekadar bertanya, apakah rencana mereka cukup tepat dalam mengalokasikan dana pesangon tadi.
